Manajemen Risiko Keterlambatan Proyek Konstruksi Villa Scuba di Kubu Karangasem
Main Article Content
Pembangunan Villa Scuba yang terletak di wilayah pesisir Pantai Tulamben, Kabupaten Karangasem, merupakan proyek dengan tingkat kompleksitas tinggi. Kompleksitas ini disebabkan oleh banyaknya pekerjaan yang saling bergantung dan harus dikoordinasikan secara menyeluruh, serta adanya tekanan waktu pelaksanaan yang ketat, yang dapat memicu keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis risiko keterlambatan dalam proyek konstruksi Villa Scuba di kawasan pesisir Tulamben, Karangasem, Bali. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada 30 responden yang dipilih secara purposive sampling, terdiri atas pemilik proyek, perencana, kontraktor, dan pekerja lapangan. Penelitian ini menemukan 34 jenis risiko keterlambatan, yang dikategorikan menjadi 21 risiko tidak diharapkan (undesirable) dengan 31 strategi mitigasi, dan 13 risiko tidak dapat diterima (unacceptable) dengan 20 strategi mitigasi. Mayoritas risiko bersumber dari faktor internal proyek, seperti jadwal yang terlalu padat, ketidakkonsistenan rencana kerja, kurangnya pemahaman terhadap gambar teknis, lambatnya mobilisasi sumber daya, serta ketidaksesuaian ketersediaan material. Upaya mitigasi diarahkan pada penyusunan jadwal dan rencana yang lebih terperinci, peninjauan cermat terhadap dokumen kontrak, peningkatan koordinasi antar pemangku kepentingan, dan peningkatan ketepatan perencanaan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam manajemen risiko keterlambatan, terutama pada proyek konstruksi di wilayah pesisir yang memiliki kondisi lingkungan khas.
Choudhry, R. M., & Iqbal, K. (2013). Identification of risk management system in construction projects in developing countries. Journal of Management in Engineering, 29(1), 42–49. https://doi.org/10.1061/(ASCE)ME.1943-5479.0000122
Gunawan, I., Sari, R. M., & Suparno. (2015). Risk management in construction projects: A case study of high-rise building construction in Indonesia. International Journal of Technology, 6(4), 580–589. https://doi.org/10.14716/ijtech.v6i4.949
Hillson, D. (2003). Using a risk breakdown structure in project management. Journal of Facilities Management, 2(1), 85–97. https://doi.org/10.1108/14725960410808278
Hwang, B. G., & Ng, W. J. (2013). Project management knowledge and skills for green construction: Overcoming challenges. International Journal of Project Management, 31(2), 272–284. https://doi.org/10.1016/j.ijproman.2012.05.004
Norken, I N., I N. Y. Astana, L. K. A. Manuasri. 2012. Manajemen Risiko pada Proyek Konstruksi di Pemerintah Kabupaten Jembrana. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol.16, No.2, Juli 2012.
Norken, S., Yusuf, A., & Zaini, I. (2012). Manajemen risiko proyek konstruksi jalan tol dalam rangka pengendalian biaya proyek. Jurnal Teknik Sipil, 19(1), 21–28.
Rahman, M. M., & Kumaraswamy, M. M. (2005). Assembling integrated project teams for joint risk management. Construction Management and Economics, 23(4), 365–375. https://doi.org/10.1080/0144619042000326715
Sebastian, D., & Jin, O. F. (2025). Penyebab dan Tindakan Mitigasi Pembengkakan Biaya Pada Proyek Konstruksi. Jurnal Media Teknik Sipil, 23(1), 33–42.
Godfrey, P. S. dan Sir William Halcrow and Partner Ltd. 1996. Control of Risk A Guide to the Systematic Management of Risk from Construction. CIRIA, Westminster Londen.
Gunawan, J., W. Surono, Andi. 2015. Identifikasi dan Alokasi Risiko-risiko Pada Proyek Superblok di Surabaya. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, Vol.4, No.2.
Haseeb, L., D. Bibi, dan Rabbani. 2011. Problems of Projects and Effects of Delays in the Construction Industry of Pakistan. Australian Journal of Business and Management Research, Vol.1, No.5, p.41-50.
Kerzner, H. 1995. Project Management, System Approach to Planning, Scheduling, and Controlling. Fifth Edition. Van Nostrand Reinhold, New York.
Oyfer. 2002. Multiple Sources Construction Failures and Defects. OK Publishing, Semarang. Salim, A. 2000. Asuransi dan Manajemen Risiko. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Zou, P. X. W., Zhang, G., & Wang, J. (2007). Understanding the key risks in construction projects in China. International Journal of Project Management, 25(6), 601–614. https://doi.org/10.1016/j.ijproman.2007.03.001Assaf, S. A., Al-Khalil,M., dan A-Hazmi,M. 1995. Causes of Delay in Large Building Contruction Project. Journal of Management in Engineering, Vol.11(2):45-50.
